Friday, April 9, 2010

HYGIENE CARE DAN WOUND CARE

KATA PENGANTAR


Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada kami sehingga makalah ini terselesaikan.
Makalah ini penulis buat berdasarkan kebutuhan seorang perawat dan perawat merawat kliennya.Agar konsp dan teori keperawatan dapat diterapkan dengan baik
Penulis berterima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu dalam pembuatan makalah ini sehingga makalah ini selesai pada waktunya.
Penulis menyadari masih banyak kekurangan dalam pembuatan makalah ini,karena kurangnya bahan dan buku-buku yang diperoleh.Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi para pembaca.


BAB I
PENDAHUL UAN
A.Latar Belakang
Makalah ini merupakan rangkuman dari beberapa masalah yang beberapa masalah yang berupa kata sulit yang telah kami temukan dalam proses pembelajaran.mata dasar ilmu keperawatan dasar yang menggunakan metode pembelajaran seven jump.seven jumpmerupakan metode pembelajaran menuntut mahasiswa untuk aktif dalam proses belajar mengajar,dengan menentukan beberapa kata sulit melalui kasus yang di berikan oleh dosen
Kasus yang di berikan oleh dosen adalah kasus yang berbentuk kalimat dengan berbagai macam kata sulit di dalamnya,kemudiankami harus menentukan kata sulit sebagai bahan yang akan kami bahas dalam metode seven jump.Seven jump memiliki berbagai macam langkah.Adapun langkah langkah tersebut adalah:
1.Menentukan kata sulit
2.Merumuskan pertanyaan
3.Membuat konsep
4.Membuat pohon masalah
5.Merumuskan tujuan pembelajaran
6.Literatur

B.Tujuan
Tujuan dari penggunaan metode seven jump ini yaitu agar mahasiswa dapat aktif dan mengerti mengenai berbagai macam istilah dalam dunia keperawatan,karna sebagai calon perawat kami harus mengerti,memahami istilah dalam bidang kesehatan.


Kasus II
From Ugly to Beauty

Deasy beruaia 20 tahun ini adalah hari ke-5 dia di rawat di rumah sakit.Selama 4 hari di rumah sakit deasy menolak untuk di lakukan hygiene care,bahkan untuk menolak untuk melakukan oral hygiene saja tidak mau.Akibatnya dia merasakan gatal-gatal sekarang. Vulnus leceratum yang masih di berikan balutan basah di kakinya tak kunjung sembuh karena wound care yang di lakukan tidak di diikuti personal hygiene yang baik,tetapi desi merasa malu ketika pacarnya datang menjenguk,badannya terlihat kotor sekali.Karena malu itu deasy sekarang mau menjaga personal hygiene yang baik,sehingga deasy menjadi cantik kembali.

1. Mengidentifikasi kata sulit
Hygiene Care
Oral Hygiene
Vulnus Leseratum
Wound Care
Personal Hygiene
2.Merumuskan Pertanyaan
Hygiene care

1. Apa yang di maksud dengan hygiene care ?
2. Mengapa harus di lakukan hygiene care ?
3. Bagaimana cara melakukan htgiene care ?
4. Kapan harus melakukan hygiene care ?
5. Berapa kali hygiene care di lakukan ?
6. Apa akibat tidak di lakukan hygiene care ?
7. Bagaimana cara mengatasi dampak tidak di lakukannya hygiene care ?
8. Bagaimana prosedur dalam mengatasi masalah akibat tidak di lakukannya hygiene care ?
9. Penyakit apa sajakah yang timbul akibat tidak di lakukannya hygiene care?
10. Alat apa sajakah yang di gunakan untuk melakukan hygiene care ?
11. Apa fungsi dari alat-alat tersebut ?

Oral Hygiene

1.Apa yang di maksud dengan Oral Hygiene ?
2.Bagaimana cara menjaga kebersihan mulut ?
3.Bagaimana cara merawat kebersihan mulut ?
4.Apa faktor yang mempengarui kebersian mulut ?
5.Apa masalah yang akan timbul jika kebersihan mulut tidak terjaga dengan baik ?
6.Bagaimana cara mengatasi cara tersebut ?
7.Berapa kli kita harus membersihkan mulut ?
8.Mengapa kebersihan mulut harus di jaga ?
9.Alat apa sajakah yang di gunakan untuk menjaga kebersihan mulut ?
10.Apa fungsi alat tersebut ?
11.Berapa kali kita harus membersihkan kebersihan mulut ?

Vulnus Leceratum

1.Apa yang di maksud dengan Vulnus Laceratum ?
2.Bagaimana cara merawat luka robek ?
3.Apa yang timbul dari gejala luka robek ?
4.Bagaimana cara mengobati luka robek ?
5.Apa yang terjadi jika luka robek sudah mengalami infeksi ?
6.Apa yang akan terjadi jika luka robek tidak segera di tangani ?
7.Apa alat yang di gunakan untuk mengobati luka tersebut ?
8.Apa fungsi alat tersebut ?
9.Bagaimana prosedur penggunaan alat tersebut ?

Wound Care

1.Apa yang di maksud dengan Wound Care ?
2.Bagaimana cara merawat wound care ?
3.Apa gejala yang timbul akibat Wound Care tidak segera di lakukan ?
4.Apa alasan harus di lakukan Wound Care ?
5.Bagaimana cara mengatasi jika penanganan Wound Care terlambat ?
6.Apa saja alat Wound Care ?
7.Apa fungsi alat tersebut ?
8.Bagaimana prosedur penggunaan alat tersebut ?

3. Membuat Konsep

HYGIENE CARE
Hygiene Care adalah perawatan kebersihan atau cara-cara mempertahankan dan melestarikankesehatan. Hygiene Care ini harus di lakukan untuk mempertahankan kesehatan agar tubuh kita tetap sehat dan terhindar dari berbagai macam penyakit. Ada berbagai cara melakukan Hygiene Care ,misalnya:mandi, gosok gigi, membersihkan atau merawat mulut kuku kelaman lulit dan lain-lain. Cara-cara ini harus di lakukan setiap hari bagi orang-orang yang ingn sehat jasmaninya. Apabila Hygiene Care tidak dilakukan maka akan timbul berbagai masalah kesehatan, misalnya: penyakit kulit ( panu, kadas kurap,dan lain-lan), sakit gigi, bau mulut, rambut rontok dan lain-lain.
Masalah-masalah di ats dapat di atasi dengan berobat ke dokter atau cara lain yaitu dengan cara minum obat. Alat-alat yang dapat di gunakan untuk perawatan Hygiene Care adalah baskom cuci, sabun, gayung, sampo, odol, handuk, pinset, dan lain sebagainy. Fungsi alat-alat di atas untuk membersihkan dan merawat kesehatan tubuh.

Oral Hygiene
Oral Hygiene adalah kebersihan mulut. Kebersihan mulut dapat di jaga dengan menggosok gigi, berkumur dengan cairan anti septik, periksakan kebersihan mulut setiap emnam bulan sekali ke dokter. Ada beberapa faktor yang mempengarui kebersihan mulut adalah makanan, gaya hidup yang kurang sehat, gigi berlubang. Jika kebersihan mulut tidak di jaga maka akan timbul berbagai masalah kesehatan , misal: sariawan, bau mulut, gigi berlubang, plak pada gigi, karang gigi dan lain-lain.
Masalaah di atas dapat di atasi dengan periksa ke dokter atau minum obat. Jika kita tdak ingin mengalami masalah di atas maka kita harus rajin gosok gigi dengan teratur, jangan banyak makan makanan yang manis, terlalu dingn dan terlalu panas. Alat-alat yang dapat di gunakan untuk membersihkan mulut adalah handuk dan kain pengelas, gelas kumur berisi air masak, obat kumur dan boraks glisterin, spatel lidah yang telah di bungkus dengan kain kasa, kapas lidi, bengkok atau nierbekken, kain kasa, pinset atau arteri klem, sikat gigi, dan pasta gigi,. Prosedur kerja alat ini adalah:
1.Jelaskan prosedur pada pasien
2.Cuci tangan
3.Atur posisi pasient
4.Pasang handuk di bawah dagu dan pipi pasient
5.Ambil pinset dan bungkus dengan kain kasa yang berisi kain dan naci
6.Anjurkan pasient untuk membuka mulut dengan sudip lidah bila pasien tidak sadar
7.Pembersian di mulai dari dinding rongga mulut, gusi, gigi, lidah, bibir dan bila sudah kotor letakan di bengkokh, setelah itu oles
8.Lakukan hingga bersih,setelah itu oleskan boraks gliserin
9.Untuk perawatan lakukan gerakan dengan naik turun dan bilas lalu keringkan
10.Cuci tangan

Vulnus laceratum
Vulnus laceratum adajlah luka robek terkena mesin atau benda lainnya yang menyebabkan robeknya jaringan rusaknya yang dalam. Gejala yang timbul dari luka robek adalah ditandai dengan perdarahan tanda vital,dehiscane,merupakan pecahnya bagian atau seluruh ,ericaration yaitu menonjolnya organ tubuh bagian dalam kearah luar atau melalui luka. Cara mengobati luka robek yaitu dengan cara menjahit luka.
Cara menjahit luka adalah :
1)Alat dan bahan
Pinset anatomi
Pinset cirughi
Gunting steril
Naald foesder
Jarum
Benang
Larutan betadine
Alcohol 70%
Obat anastesi
Spuit
Duk steril
Pisau steril
Gunting perban
Plester/pembalut
Bengkok
Kassa steril
Mangkok kecil
Handskon kecil

2)Prosedur kerja
Cuci tangan
Menjelaskan prosedur yang akan dilaksanakan
Gunakan sarung tangan steril
Lakukan desinfeksi daerah yang akan dijahit (dengan betadine dan alcohol 70%),kemudian lakukan anastesi pada daerah yang akan dijahit
Lakukan jahitan pada daerah yang dikehendaki dengan menggunakan tekhnik menjahit yang sesuai dengan kondisi luka.
Berikan betadine.
Tutup luka menggunakan kassa steril.
Lakukan pembalutan dengan benar.
Cuci tangan.
Catat perubahan leadaan luka.
WOUND CARE
Wound care adalah cara merawat luka dan melakukan pembalutan dengan tujuan mencegah infeksi silang (masuknya bakteri melalui luka) dan mempercepat proses penyembuhan luka.
Cara merawat luka :
1)Alat dan bahan :
Pinset anatomi
Pinset cirugh
Kapas sublimat/saflon dalam tempatnya
Larutan H2O2
Larutan boorwater
Larutan NaCl 0,9 %l
Gunting perban
Plester/pembalut
Bengkok
Kassa steril
Mangkok kecil
Handskon kecil

2)Prosedur kerja :
Cuci tangan.
Menjelaskan prosedur yang dilaksanakan.
Gunakan sarung tangan.
Buka plester dan balutan dengan menggunakn pinset.
Bersihkan luka menggunakan saflon/sublimat, larutan H2O, boorwater atau larutan NaCl 0.9% sesuai dengann keadaan luka, lakukan hingga bersih.
Berikan obat luka atau betadine.
Tutup luka dangan menggunakan kassa steril.
Balut luka.
Cuci tangan
Cata perubahan keadaan luka.

PERSONAL HYGIENE
Personal hygiene adalah perawatan diri sendiri untuk mempertahankan kesehatan,baik secara fisik atau psikologis. Cara melakukan personal hygiene adalah membersihkan kulit,merawat kuku,merawat rambut,mulut dan gigi,merawat alat kelamin.personal hygiene dilakukan untuk melindungi tubuh dari masuknya kuman-kuman,sel mati,dengan cara perawatan kulit. Mempertahankam sirkulasi darah ,mengendorkan otot-otot dan membuat otot terasa lebih nyaman. Mencegah infeksidi daerah kepala dengan csra perawatan rambut seperti mencuci rambut,menyisir rambut,atau mencukur rambut. Apabila timbul masalah aibat tidak dilakukanya personal hygiene segeralah periksa kedokter.
Alat-alat yang digunakan
1.Kulit
Sabun
Air
Agen pembersih
Pelindung kulit
Sarung tangan
2.Kuku
Pemotong kuku
Sikat kuku
Sabun
kapas
3.Rambut
Shampoo
Sisir
Kasa dan kapas
4.Mulut dan gigi
Gelas kumur;
Air mask atau NaCI
Obat kumur
Boraks gliserin
Sikat gigi dan pasta gigi.
Prosedur yang digunakan adalah sebagai berikut;gosok gigi,mandi,potong kuku,dan membersihkan kuku.


POHON MASALAH

Hygiene





Hygiene care oral hygiene personal hygiene

pengertian pengertian

faktor faktor vulnus laceratum wound care

manfaat manfaat pengertian pengertian

macam perawatan macam macam

cara pencegahan,penyenbuhan faktor manfaat

dampak sebab akibat

kelebihan solusi
kelemahan
pencegahan
penyenbuhan


SASARAN BELAJAR

A.Tujuan umum
Mahasiswa mendapatkan pengetahuan dan wawasan dalam dunia kesehatan.
B.Tujuan khusus
Mahasiswa dapat memahami dan memahami pengertian dari kebersihan
Mahasiswa mampu mengerti manfaat dari kebersihan diri
Mahasiswa mampu memahami arti penting kebersihan
Mahasisawa mampu menjelaskan dan memahami cara-cara merawat tubuh.
BAB II

Pembahasan



A.Hygiene care
Kebersihan adalah istilah yang umumnya berarti sebagai bersih dan juga mencegah dari infeksi. Kebersihan hanyalah menjaga kesehatan dan menjadi rapi dan bersih untuk hidup sehat. Kebersihan harus di mana-mana, ia harus mulai dari kebersihan pribadi, kesehatan masyarakat, kebersihan dalam rumah dan juga menjadi bersih di mana saja. Kebersihan adalah istilah modern yang mengacu pada langkah-langkah yang diperlukan orang agar rapi, bersih, rapi dan sehat. Sehat dan Kebersihan adalah satu-satunya cara yang membantu untuk meningkatkan kesehatan seseorang. Ada cukup banyak kebiasaan bahwa orang harus mengikuti untuk hidup sehat. Setiap orang harus memahami pentingnya kebersihan dan juga pentingnya kondisi sanitasi higienis.
Kebersihan tidak hanya mencuci tangan, bersih dan muncul baik. Kebersihan adalah aspek yang berbeda. Ini mencakup kebersihan pribadi, obat kebersihan, kebersihan dalam persiapan makanan, dll

Kebersihan Pribadi
Kebersihan pribadi yang tidak hanya memelihara dan mengurus dirinya sendiri.

Cuci Tangan dan Tubuh
Setiap orang harus mencuci rambut dan tubuh secara teratur dan perlu mandi dua kali sehari. Mandi dua kali sehari akan membantu untuk menjauh dari kuman dan orang dapat merasa segar sepanjang hari. Hal penting berikutnya ialah mencuci tangan dan wajah sering dengan air dingin sehingga kuman akan dikontrol.

Oral Hygiene
Sikat gigi Anda setiap hari di pagi hari dan pada malam hari sebelum Anda pergi tidur. Menyikat gigi dua kali sehari akan mencegah gigi dari masalah gigi. Pakailah pakaian bersih dan mencuci pakaian sehari-hari dengan sabun atau deterjen dan selalu memakai pakaian disetrika rapi.

Common Penghindaran
Hal-hal yang harus dihindari terutama adalah, jangan meludah di jalan, jangan muntah di tempat umum, dan tidak buang air kecil di sisi jalan. Hal-hal ini harus secara ketat dihindari karena akan menginfeksi publik. Jangan tekan atau menepuk menaiki binatang sebelum makan. Menggunakan kertas tisu ketika bersin dan batuk. Jangan menggunakan tangan kosong saat bersin dan batuk. Tidak menggigit kuku sebagai kotoran yang akan masuk ke dalam dan menciptakan beberapa infeksi.



Kebersihan Makanan
Ini adalah sangat penting untuk menjaga kebersihan yang baik dan bersih untuk menggagalkan keracunan makanan. Ini adalah wajib untuk membersihkan sayuran, daging mentah, ayam atau ikan sebelum dimasak. Mencuci piring yang harus digunakan dengan benar agar pembuluh akan menjadi bersih dan itu akan bebas dari kuman. Daging harus dan semua sayuran harus direbus air panas dan harus sistematis dimasak. Buang makanan yang telah sia-sia.



B.Oral Care
Merawat gigi adalah investasi paling cerdas seseorang bisa membuat kesehatan mereka, membantu untuk memastikan bahwa gigi akan tetap kuat, sehat, dan putih. Meskipun banyak kemajuan telah dibuat dalam kedokteran gigi dan mengganti gigi, tak ada yang bisa menggantikan gigi alami. Mereka lebih kuat daripada gigi palsu gigi bisa profesional. Inilah sebabnya mengapa penting untuk merawat dengan baik.


Menyikat
Ada banyak alasan penting untuk menyikat gigi setiap hari. Menyikat menghilangkan plak (film lengket bakteri yang tumbuh di sekitar gigi) yang menyebabkan kerusakan gigi, atau gigi berlubang. Menyikat juga membantu menjaga gusi sehat dan nafas segar.

Untuk membuat sebagian besar menyikat, seseorang harus memilih ber-bulu halus sikat gigi dengan bentuk yang sesuai dengan satu mulut dan memungkinkan seseorang untuk menjangkau seluruh gigi dengan mudah. Gunakan pasta gigi dengan fluorida (senyawa kimia yang ditambahkan untuk pasta gigi dan minum air untuk membantu mencegah kerusakan gigi), pegang sikat gigi pada sudut 45 derajat terhadap gusi, dan sikat bolak-balik dalam gerakan-gerakan pendek.

Flossing
Flossing antara gigi adalah kebiasaan yang sangat penting untuk mendapatkan. Idealnya, flossing harus dilakukan setiap kali menggosok gigi. Menggunakan benang gigi menghilangkan plak yang terjebak di antara gigi. Ini akan membantu mencegah kedua lubang dan penyakit gusi.
Ketika flossing, gunakan panjang benang murah (sekitar 18 inci atau lebih). Wrap salah satu ujung benang aman di sekitar salah satu jari tengah. Hook ujung jari di sekitar yang sama di sisi yang berlawanan. Floss memegang erat antara ibu jari dan jari telunjuk, tarik benang lembut antara setiap gigi. Lembut menggosok benang di sisi setiap gigi.
Mungkin terdengar aneh, tetapi ada hal-hal seperti menyikat gigi terlalu keras. Meskipun menyikat sangat penting untuk menjaga kesehatan gigi, hal itu bisa berbahaya jika Anda menyikat gigi secara tidak benar. Enamel yang melindungi bagian luar gigi anda sulit tetapi bisa dipakai. Bila dikenakan enamel, gigi lebih rentan terhadap pembusukan. Menggunakan lembut, stroke pendek ketika menyikat gigi akan membantu memastikan bahwa tidak rusak.
Makanan yang mengandung pati dan gula, dan mereka tidak sikat gigi mereka segera, plakat bakteri dalam mulut mereka membuat asam. Kemudian asam ini menyerang enamel pada gigi. Ketika ini terjadi berulang-ulang, gigi akan mulai membusuk. Rongga disertai oleh sakit gigi yang menyakitkan dapat berkembang.
Gum Disease .
Tidak seperti kerusakan gigi, penyakit gusi tidak sejelas kerusakan gigi karena tidak menimbulkan rasa sakit. Beberapa tanda-tanda penyakit gusi termasuk merah, bengkak, atau sensitif gusi, bau mulut kronis, dan gusi yang berdarah saat menyikat gigi. Walaupun penyakit gusi biasanya mempengaruhi orang dewasa, baik lisan kebersihan sebagai dewasa muda akan membantu mencegah penyakit ini dan melindungi gigi.
Bad Breath

C.Vulnum Laceratum
Luka atau vulnera adalah hilangnya kontinuitas dari jaringan tubuh baik pada kulit, membran mukosa, otot dan saraf. Keadaan ini dapat disebabkan oleh trauma benda tajam atau tumpul, perubahan suhu, zat kimia, sengatan listrik, atau gigitan hewan.
Penyembuhan luka yang normal memerlukan suatu rangkaian peristiwa yang kompleks yang terjadi secara simultan pada jaringan epidermis, dermis dan subkutis, itu suatu yang mudah membedakan penyembuhan pada epidermis dengan penyembuhan pada dermis dan perlu diingat bahwa peristiwa itu terjadi pada saat yang bersamaan. Proses yang kemudian terjadi pada jaringan yang rusak ini ialah penyembuhan luka yang dibagi dalam tiga fase yaitu fase inflamasi, fase proliferasi dan fase remodelling jaringan yang bertujuan untuk menggabungkan bagian luka dan mengembalikan fungsinya.

II. KLASIFIKASI LUKA

Jenis-jenis luka dapat dibagi atas dua bagian, yaitu luka terbuka dan luka tertutup

1. Luka terbuka; terbagi pada luka tajam dan luka tumpul

a) Luka tajam
- Vulnus scissum adalah luka sayat atau luka iris yang ditandai dengan tepi luka berupa garis lurus dan beraturan.
- Vulnus ictum atau luka tusuk adalah luka akibat tusukan benda runcing yang biasanya kedalaman luka lebih daripada lebarnya.

b) Luka tumpul
- Luka tusuk tumpul
- Vulnus sclopetorum atau luka karena peluru (tembakan).
- Vulnus laceratum atau luka robek adalah luka dengan tepi yang tidak beraturan, biasanya oleh karena tarikan atau goresan benda tumpul.
- Vulnus penetratum
- Vulnus avulsi
- Fraktur terbuka
- Vulnus caninum adalah luka karena gigitan binatang.


2. Luka Tertutup
- Ekskoriasi atau luka lecet atau gores adalah cedera pada permukaan epidermis akibat bersentuhan dengan benda berpermukaan kasar atau runcing.
- Vulnus contussum ( luka memar ); di sini kulit tidak apa-apa, pembuluh darah subkutan dapat rusak, sehingga terjadi hematom. Bila hematom kecil, maka ia akan diserap oleh jaringan sekitarnya. Bila hematom besar, maka penyembuhan berjalan lambat.
- Bulla akibat luka bakar
- Hematoma
- Sprain ; kerusakan (laesi) pd ligamen- ligamen / kapsul sendi
- Dislokasi ; terjadi pada sendi- sendi, hubungan tulang - tulang di sendi lepas / menjadi tdk normal sebagian
- Fraktur tertutup
- Laserasi organ interna/ Vulnus traumaticum; terjadi di dalam tubuh, tetapi tidak tampak dari luar. Dapat memberikan tanda-tanda dari hematom hingga gangguan sistem tubuh. Bila melibatkan organ vital, maka penderita dapat meninggal mendadak.

III. JENIS-JENIS PENYEMBUHAN LUKA

Penyembuhan luka dapat terjadi secara :

I.Per Primam
Yaitu penyembuhan yang terjadi setelah segera diusahakan bertautnya tepi luka biasanya dengan jahitan. Luka-luka yang bersih sembuh dengan cara ini, misalnya luka operasi dan luka kecil yang bersih. Penyembuhannya tanpa komplikasi, penyembuhan dengan cara ini berjalan cepat dan hasilnya secara kosmetis baik.
Fase-fase penyembuhan luka : 1) fase perlekatan luka, terjadi karena adanya fibrinogen dan limfosit, dan terjadi dalam 24 jam pertama. 2) fase aseptik peradangan, terjadi kalor, dolor, rubor, tumor dan functio laesa, pembuluh darah melebar dan leukosit serum melebar, sehingga terjadi edema. Terjadi setelah 24 jam. 3) fase pembersihan ( initial phase ), karena edema, leukosit banyak keluar untuk memfagositosis jaringan yang telah mati. 4) fase proliferasi, pada hari ketiga, fibroblas dan kapiler menutup luka bersama jaringan kolagen dan makrofag. Semua ini membentuk jaringan granulasi. Terjadi penutupan luka, kemudian terjadi epitelisasi. Pada hari ketujuh penyembuhan luka telah bagus. Berdasarkan hal ini pada luka bersih, (kecuali pada daerah yang banyak bergerak) jahitan dibuka minimal pada hari ke-7.

Fase-fase penyembuhan luka terbagi atas 3 :

1.Fase inflamasi
Peristiwa awal yang terjadi pada penyembuhan luka yaitu fase inflamasi, merupakan respons vaskuler dan seluler terhadap luka. Inflamasi dapat terjadi melalui aksi neutrofil, makrofag, dan limfosit yang di mediasi oleh growth factor dan mikrovaskuler dan perdarahan.

2. Fase proliferasi atau fase fibroplasti
Fase proliferasi berlangsung dari akhir fase inflamasi sampai kira-kira 3 minggu. Bersifat proliferasi dan pembentukan fibroblast yang berasal dari sel-sel mesenkhim.

a. Kolagen
Fase terakhir dan terlama dalam penyembuhan luka yaitu remodeling. Dapat berlangsung berbulan-bulan dan berakhir bila tanda radang sudah hilang. Proses utama yang terjadi yaitu remodelling kolagen yang dinamis dan pematangan jaringan parut. Penyimpanan kolagen pada hampir semua jaringan, termasuk luka merupakan keseimbangan antara aktivitas dan sintesis kolagen, dimana produksi dan degradasi ini berjalan terus meneru

b. Sitokin
Sitokin memungkinkan berjalannya seluruh komunikasi untuk interaksi antar sel. Mereka mungkin juga berperan penting dalam jalur farmakologis klinis diberbagai tempat penatalaksanaan penyembuhan luka. Misalnya, sitokin tampaknya mengatur peranan dan pengaturan fibrosis, penyembuhan luka kronik, cangkokan kulit, vaskularisasi, peningkatan kekuatan tendon dan barangkali juga mengendalikan proses keganasan.

IV. Per Secundam

Proses penyembuhan ini terjadi lebih kompleks dan lebih lama. Luka jenis ini biasanya tetap terbuka. Dapat dijumpai pada luka-luka dengan kehilangan jaringan, terkontaminasi/terinfeksi. Penyembuhan dimulai dari lapisan dalam dengan pembentukan jaringan granulasi. Tujuan ini diperoleh dengan pembentukan jaringan granulasi dan kontraksi luka.

V. Per tertiam atau per primam tertunda

Disebut pula delayed primary closure. Terjadi pada luka yang dibiarkan terbuka karena adanya kontaminasi, kemudian setelah tidak ada tanda-tanda infeksi dan granulasi telah baik, baru dilakukan jahitan sekunder (secondary suture), setelah tindakan debridemen, dan diyakini bersih, tepi luka dipertautkan (4 - 7 hari).

VI . PENYEMBUHAN LUKA ABNORMAL
Keloid dan jaringan parut hipertropi.

Keloid adalah pertumbuhan yang berlebihan dari jaringan fibrosa padat yang biasanya terbentuk setelah penyembuhan luka pada kulit. Jaringan ini meluas melewati batas luka sebelumnya dan tidak mengalami regresi spontan dan cenderung tumbuh kembali setelah dilakukan eksisi. Keloid sulit dibedakan dengan scar hipertrofi, tetapi pada scar hipertrofik jaringan parut tidak meluas melampaui batas luka sebelumnya dan mengalami regresi spontan.
Beberapa faktor yang berpengaruh pada timbulnya keloid sebagai berikut:
Herediter dan ras: pada bangsa negro lebih sering terjadi dibanding bangsa berkulit putih
Umur dan faktor endokrin : keloid sering timbul pada usia muda, perempuan dan kehamilan.
Jenis luka : keloid sering terjadi setelah adanya luka trauma karena bahan kimia, misalnya luka bakar, juga oleh proses peradangan yang lama sembuh.
Lokasi trauma : luka dan peradangan yang terjadi di daerah presterna, kepala, leher, bahu dan tungkai bawah lebih mudah terjadi keloid.

VII . FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYEMBUHAN LUKA

a. Faktor lokal:
1. Besar/lebar luka
Luka lebar atau besar biasanya sembuh lebih lambat dari luka kecil
2. Lokalisasi luka
Luka-luka yang terdapat di daerah dengan vaskularisasi baik (kepala danwajah) sembuh lebih cepat daripada luka yang berada di daerah dengan vaskularisasi sedikit/buruk. Luka-luka di daerah banyak pergerakan (sendi sendi) sembuh lebih lambat daripada di daerah yang sedikit/tidak bergerak
3. Kebersihan luka
Luka bersih sembuh lebih cepat dari luka kotor
4. Bentuk luka
Luka dengan bentuk sederhana sembuh lebih cepat. Misalnya vulnus ekskorisio atau vulnus scissum sembuh lebih cepat dari vulnus laceratum.
5. Infeksi
Luka terinfeksi sembuh lebih sulit dan lama..
b. Faktor umum:
1. Usia pasien
Pada anak-anak dan orang muda luka sembuh lebih cepat dibandingkan pada orangtua.
2. Keadaan gizi
Pada penderita dengan gangguan gizi misalnya malnutrisi, defisiensi dan avitaminosis vitamin tertentu, anemia, kaheksia, dan sebagainya, luka sembuh lebih lambat.
3. Penyakit penderita
Pada penderita dengan penyakit tertentu misalnya diabetes militus, terutama yang tak terkendali, luka sukar dan lambat sembuhnya.

D.Wound Care


Luka adalah istirahat di kulit (lapisan luar kulit disebut epidermis). Luka biasanya disebabkan oleh luka atau lecet. Berbagai jenis luka dapat diperlakukan dengan cara yang berbeda dari satu sama lain, tergantung pada bagaimana mereka terjadi dan seberapa serius mereka.
Penyembuhan adalah respon terhadap cedera yang menggerakkan set ke urutan peristiwa. Dengan pengecualian tulang, semua jaringan menyembuhkan dengan beberapa jaringan parut.


E.Personal Hygiene
Salah satu cara yang paling efektif kita harus melindungi diri sendiri dan orang lain dari penyakit adalah menjaga kebersihan. Ini berarti mencuci tangan, terutama, tetapi juga tubuh Anda.
Kebersihan pribadi, seperti mandi, sangat tergantung pada budaya di mana seseorang tinggal. Dalam beberapa kebudayaan, diharapkan bahwa seseorang akan mencuci tubuhnya paling tidak setiap hari dan gunakan deodoran untuk
menghentikan bau badan. Budaya lain memiliki harapan yang berbeda.


Badan bau
Bau badan disebabkan oleh sejumlah faktor yang bekerja dalam kombinasi, termasuk:

    * Chemicals keringat, termasuk feromon, yang dibuat oleh tubuh dan menarik secara seksual (atau menolak) orang lain.
    * Limbah dibuang melalui kulit, seperti alkohol metabolised.
    * Tindakan bakteri yang hidup pada kulit dan makan sel-sel kulit mati dan keringat.
    * Dicuci pakaian, seperti pakaian dalam dan kaus kaki.

Mencuci tangan
Kebanyakan infeksi, terutama pilek dan Gastroenteritis, ditangkap ketika meletakkan tangan yang kotor, yang telah kuman pada seseorang. Beberapa infeksi yang tertangkap ketika orang lain menyentuh tangan kotor makanan yang kita makan. Tangan dan pergelangan tangan harus dicuci dengan sabun dan air bersih, menggunakan sikat jika kuku Anda kotor. Keringkan tangan dengan sesuatu yang bersih, seperti kertas handuk atau alat pengering udara panas. Anda harus selalu mencuci tangan:

    * Setelah menggunakan toilet
    * Sebelum membuat atau makan makanan
    * Setelah menangani anjing atau binatang lain
    * Jika Anda telah sekitar seseorang yang batuk atau memiliki dingin.


Kebersihan pribadi untuk wanita
Vagina mampu membersihkan dirinya sendiri tidak diperlukan perawatan khusus, selain mencuci alat kelamin luar. Jangan meletakkan sesuatu seperti douche ke dalam vagina, seperti kulit yang lembut dapat rusak. Berikut adalah beberapa saran untuk kebersihan pribadi perempuan:

    * Menstruasi - mencuci tubuh, termasuk daerah genital, dengan cara yang sama seperti selalu lakukan. Ubah tampon dan pembalut secara teratur, setidaknya empat sampai lima kali sehari. Selalu cuci tangan sebelum dan sesudah menangani tampon atau pad.
    * Cystitis - adalah infeksi kandung kemih. Ini merupakan kondisi umum bagi perempuan muda yang aktif secara seksual. Kencing setelah hubungan seksual dap at membantu menyiram bakteri apa pun yang mungkin dalam uretra dan kandung kemih.
    * Thrush - beberapa sabun dan deterjen bisa mengiritasi kulit vagina, dan membuat infeksi jamur lebih mungkin. Beberapa orang menemukan bahwa mereka sering mendapatkan thrush ketika mereka menggunakan antibiotik. Gunakan sabun dan kertas toilet unperfumed. Hindari ketat, pakaian sintetis. Cobalah katun, dan perubahan secara teratur. Ada pengobatan thrush, sehingga berbicara dengan dokter atau apoteker Anda.

Kebersihan pribadi untuk laki-laki
Sebuah membangun-up sekresi disebut smegma dapat terbentuk di bawah kulup dari laki-laki disunat. Jika Anda tidak disunat, tarik perlahan-lahan kembali kulup ketika Anda memiliki mandi dan bersih dengan air.

Bau mulut
Meliputi kesehatan gigi yang baik menyikat dan membersihkan gigi dengan benang biasa. Bau mulut dapat disebabkan oleh penyakit gigi, gusi dan mulut, seperti infeksi. Kebanyakan orang memiliki buruk nafas pertama di pagi hari karena air liur tidak dilakukan saat Anda sedang tidur. Beberapa makanan yang dapat menyebabkan bau mulut termasuk bawang putih dan bawang. Mencuci mulut, mulut semprotan dan rasa permen karet dapat membuat bau napas Anda lebih baik untuk sementara, tetapi jika Anda memiliki masalah kesehatan di mulut Anda, Anda perlu melihat dokter gigi.

Travelling kebersihan
Ketika bepergian ke luar negeri, berhati-hati jika Anda tidak yakin apakah air tersebut aman. Saran meliputi:

    * Minumlah hanya air kemasan.
    * Jangan gunakan air keran untuk membersihkan gigi.
    * Ketika anda mencuci tangan anda, pastikan mereka benar-benar kering sebelum Anda menyentuh makanan apa pun.
    * Jangan mencuci buah atau sayuran dalam air yang tidak aman.
    * Jika Anda tidak memiliki sumber air lain, pastikan air direbus sebelum Anda minum dengan memegangnya di bergulir didihkan selama satu menit.
    * Pastikan semua piring, gelas atau peralatan lainnya yang benar-benar kering setelah dicuci.


BAB III
Penutup


A. Kesimpulan
Kebersihan adalah sehat dan bersih jasmani dan rohani dari kotoran dan bau. Di zaman modern, setelah Louis Pasteur menemukan proses penularan penyakit atau infeksi disebabkan oleh mikroba, kebersihan juga berarti bebas dari virus, bakteri patogen, dan bahan kimia berbahaya.
Kebersihan adalah salah satu tanda dari keadaan higiene yang baik. Manusia perlu menjaga kebersihan lingkungan dan kebersihan diri agar sehat, tidak bau,dan tidak malu.
Mencuci adalah salah satu cara menjaga kebersihan dengan memakai air dan sejenis sabun atau deterjen. Mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan produk kebersihan tangan merupakan cara terbaik dalam mencegah penularan influenza dan batuk-pilek.
Kebersihan lingkungan adalah kebersihan tempat tinggal, tempat bekerja, dan berbagai sarana umum. Kebersihan tempat tinggal dilakukan dengan cara melap jendela dan perabot rumah tangga, menyapu dan mengepel lantai, mencuci peralatan masak dan peralatan makan (misalnya dengan abu gosok), membersihkan kamar mandi dan jamban, serta membuang sampah. Kebersihan lingkungan dimulai dari menjaga kebersihan halaman dan selokan, dan membersihkan jalan di depan rumah dari sampah.
B.Saran

Menjaga kebersihan diri
Menjaga kebersihan lingkungan
Menyadari arti penting kebersihan
Kebersihan sebagian dari iman


Daftar Pustaka


http://ezinearticles.com/?Hygienic-Care&id=47071
http://en.wikipedia.org/wiki/Oral_hygiene
file://localhost/F:/VULNUS%201.mht
http://www.faqs.org/health/Healthy-Living-V1/Personal-Care-and-Hygiene.html
http://www.betterhealth.vic.gov.au/bhcv2/bhcarticles.nsf/pages/personal_hygiene?opendocument
http://id.wikipedia.org/wiki/Kebersihan
http://www.echirurgia.pl/przeszukaj/vulnus_laceratum.htm
http://en.wikipedia.org/wiki/Hygiene
http://www.colgate.com/app/Colgate/US/OC/Information/OralHealthBasics/GoodOralHygiene.cvsp
http://www.webhealthcentre.com/HealthyLiving/personal_hygiene_index.aspx



Comments :

0 comments to “HYGIENE CARE DAN WOUND CARE”

Post a Comment

site info

 

Copyright © 2009 by ilmu kesehatan